menembus batas keakuan seakan
mentari menjelma ke
dalam halusnya sukma
cahaya berpendar seakan ingin
menundukkan setiap mata akan diri,
dan jejak jejak pencapaian
alur alur aksara tak lagi apa adanya
alur alur cerita tak
lagi bersinar dari
ikhlas hati
tahukah dulu para penyair di ujung pena
menggores lembut bahasa bahasa kalbu,
tak meninggikan akan pengakuan semesta,
tapi mereka tetap bersinar di antara terang dunia
meski yang melihatnya hanya sepasang mata yang setia..
#N.a
By: nayfa
As posted on www.MobineSSia.com
No comments:
Post a Comment